Adipati Loka

coret yang tidak perlu

Menu Close

Tag: Puisi (page 2 of 2)

Begundal

nyatanya yang teramat lengking itu bukan salak anjing—

sebongkah batu kian padat di kepalamu

konon tak ada yang ganjil
bahkan ketika gadis jelita menjadikannya altar samadi

sepuluh kalender lalu, bayang purnama mencurah bau mesiu
“menebus nyawa” suara itu kekal terngiang ; ngilu
lihat, gadis perawan itu bergeming
atau ingin sekali membuka mata (hanya ingin) pada kau yang kedapat regang dalam kepalamu sendiri

“ini peluru yang sama” ah, persis desismu

kau tak sempat meludah bilang keparat

hanya

bulan tahu yang lebih bangsat ; kini tuntas

(Pct, 050916)

Rindu ; Mata-mata, Dendam

pengelana yang lamun itu, “the one i’ve never known.”
runduk pada geletar grafity di penjuru Friedrichshain.

gaung the Beatles-Michelle menjerumus
jauh ke tenggara ;
bumi rempah dan lenguh perawan

“rindu hanyalah mata-mata. selebihnya sarang bagi dendam”
ia tak sempat menduga
bersitegang di sekujur Kreuzberg
memicu siasat tenung bau anggur
demikian bising

di dada pengelana
rindu pun lebih banyak durhaka
menggerutu semata pisau yang dibanding dengan gelepar sunyi
yang disangkal dengan cium paling keramat

Nona, kau mengenalnya?
tolong, jangan dibantah

(Pct, 200916)

© 2018 Adipati Loka. All rights reserved.

error: Content is protected !!